Minggu, 08 Mei 2016
Cinta adalah rasa itu sendiri
Ini adalah kisah cinta satu dari ratusan,ribuan bahkan jutaan yang ada di dunia. Sulit untuk dimengerti namun itulah cinta yang selalu memiliki teka-tekinya sendiri. Ini dia pasangan remaja yang bernama Talita dan Rio, mereka adalah pasangan yang sangat dibanggakan oleh teman2nya mereka telah berbacaran 4 tahun lamanya. Semenjak badan mereka ceking alias kurus banget hingga sekarang mereka sudah memiliki bodi atau udah cubby. Banyak adik2 junior mereka yang mengidolakan pasangan ini. Karena Rio yang selalu care dan memberikan perhatian kepada Talita layaknya seorang putri dalam istana. Dan sifat manja Talita yang selalu membuat Rio menjadi sosok pria yang diandalkan. Ribut?sepertinya jangan dibahaspun semua orang pernah mengalaminya. Bukan hanya pasangan namun bisa dari teman,keluar dan sebagaimana kita mempunyai hubungan dengan orang lain.
Rencananya ditahun ke empat ini Talita dan Rio akan mempersiapkan pernikahan mereka, hingga mereka sudah menyipkan sesi pemotretan alakadarnya, dikarenakan dari Talita dan Rio masih belum cukup sukses untuk melangsungkan pernikahan yang mewah. Dan disini mulai banyak godaan yang menghadang hubungan mereka termasuk adanya orang ketiga.
“kuq kamu sms sama Fika dan bukan untuk pertama kalinya ini kamu kepergok begini!” ucap Talita dengan emosi.
“kamu kenal Fika kan?ini sms emang ada masalah dimananya?”jelas Rio.
Mereka berdua ribut besar masalah sms yang berisikan tentang menanyakan kabar layaknya orang pedekate.
Tapi semua dapat terselesaikan dalam waktu yang cukup cepat namun sifat Talita menjadi over menjaga Rio. Setiap bertemu Rio, Talita akan mengecek hp Rio dan membaca satu persatu sms maupun panggilan masuk dan keluar di Hp Rio. Bukan hanya itu tapi sikap Talita menjadi jutek terhadap Fika yang tidak mengetahui adanya masalah Talita dan Rio. Dan Talita mulai memperbincangkan soal sms yang terjalin antara Fika dan Rio terhadap teman2nya. Sehingga banyak yang berpandangan jelek terhadap Fika. Namun Fika cukup tenang mengahdapi itu dikarenakan dia tidak merasa keganjenan atau kecentilan seperti yang dituduhkan kepadanya.
Karena kesal terhadap tingkah Talita akhirnya Rio meminta putus dengan alasan sifat Talita yang masih kekanak2an. Talita sangat sedih hingga dia menangis didepan teman2nya dan menceritakan apa yang sudah terjadi itu. Apa boleh buat hubungan antara Talita dan Rio harus kandas walau sudah memalui waktu yang cukup lama yaitu sekitar 4tahun lamanya.
Sekitar 3 bulan lamanya Rio dan Fika benar adanya menjalin hubungan sebagai sepasang kekasih, ini membuat Talita dipuncak amarahnya. Dia memusuhi Fika dengan sangat murka dan mengajak semua orang untuk ikut tidak menyukai Fika. Semua orangpun merasakannya dikarenakan Fika dan Talita adalah sahabat sejak lama namun mengapa tega menyakiti sahabatnya sendiri dengan mengambil pacarnya Talita.
Setidaknya sekitar 7 bulan lamaya hubungan Fika dan Rio tersirat kabar kalau hubungan mereka telah berakhir, dan tidak lama dari mereka putus hubungan antara Fika dan Talita terlihat membaik dimana mereka sudah saling menegor sapa dan berbincang2 walau tidak seakrab dulu. Namun sekitar 2 bulan setelahnya Rio kembali menjalin hubungan dengan Talita.
“aku salah karena udah mutusin cewe yang nemenin aku udah 4 tahun lamanya, susah senang udah dilaluin bersama. Aku ini cuman bosen aja makanya aku mencari pelarian. Sepertinya itulah yang udah terjadi kepada hubungan kita”jelas Rio kepada Talita
Dengan rasa sayang yang masih sangat besar terhadap Rio, Talita pun menerima Rio kembali menjadi pacarnya.
Hubungan mereka mendapat respon yang cukup baik oleh teman2 mereka atau orang2 yang mengenal mereka. Namun sifat Talita masih tidak berubah. Rio selalu diawasi dengan cewe lain. Harus menjaga jarak dan tidak boleh bercanda dengan cewe lain. Bahkan Talita sengaja bermesraan dihadapan Fika untuk mencemburuinya. Dengan mempost kebersamaan mereka di media social yang dimana Fika dapat melihatnya maupun dengan bertatapan langsung. Tapi Fika tetap biasa saja dengan hal itu karena rasa bersalahnya yang sangat besar terhadap sahabatnya itu.
“Fika, kamu gapapa satu tempat dengan Rio dan Talita?”Tanya salah seorang teman Fika.
“engga, gapapa kuq..emang harusnya aku kenapa?”jawab Fika
Fika memang terkenal dengan sikap dewasanya dan bisa membedakan mana pekerjaan dan mana urusan pribadinya.
Sekitar 3 bulan lamanya Rio mulai kesal dengan sikapnya Talita yang tukang mengatur dan manja yang sangat berlebihan. Disinilah Rio mulai terbuka dan mengatakan sejujurnya kepada Talita.
“kamu bisa ga sih kayak Fika dikit aja..”Rio
“jadi kamu masih suka sama Fika?masih mikirin Fika sampe sekarang?!”Talita
“liat tuh diri kamu..aku ngomong gini aja kamu jadiin masalah. Ini hubungan pacaran dimana harusnya penuh dengan kasih dan bahagia tapi jadi tekanan buat aku karena sikap kamu!”Rio
“jadi selama ini kamu berasa tekanan kalau sama aku..jadi bahagianya kalau sama Fika?! Gitu?!”Talita
“kalau kamu mau tau yang buat aku balik lagi sama kamu itu Fika..karena dia aku minta balik sama kamu..”Rio
“maksud kamu gimana?jadi kamu balik sama aku bukan Karena kamu masih sayang sama aku?!”Talita
“awalnya aku ngerasa bener ucapan Fika..soal kalau aku ke Fika itu hanya karena rasa bosan terhadap kamu yang udah 4 tahun nemenin aku. Fika memaksa aku untuk membuka hati lagi buat kamu. Dan Fika sangat merasa bersalah kepada kamu karena sudah menyebabkan perpisahan diantara kita..tapi yang harus kamu tahu, aku tidak pernah berselingkuh dengan Fika. Namun karena perkataan kamu sendirilah hubungan kita berakhir..”Rio
“itu cuman alasan kamu aja! Dasar kamunya masih suka sama Fika!”Talita
“itu hak kamu percaya atau engga..yang pasti kamu harus rubah sikap kamu yang berlebihan itu..”Rio
“aku berlebihan karena kamu yang ganjen sama Fika..”Talita
“aku ganjen?sama Fika?kamu harusnya tau aku ini ada hal penting yang mengharuskan aku menghubungi Fika..soal aku jadi akrab dengan Fika?kamu lupa..kalau kamu itu sahabatnya Fika makanya aku ga harus khawatir dengan hubungan aku dengan Fika..”Rio
“tetep aja akhirnya kamu menjadi pacar Fika..kebetulan aja itu namanya?! Hah?!”Talita
“bener..setelah aku putus sama kamu..aku curhat ke Fika dan dia selalu berusaha menyuruh aku baikan sama kamu tapi aku udah muak sama semua yang kamu atur buat hidup aku..”Rio
“kenapa kamu ga berontak aja ke aku dan malah lari ke Fika..”Talita
“karena kamu masih kekanak2n..setiap aku bahas hal serius demi kebaikan hubungan kita kamu malah marah2 dan berfikiran yang tidak seharusnya dan malah menuduh aku macam2..intinya aku udah ga nyaman dengan hubungan kita..makanya aku mau mengakhiri hubunggan kita ini..”Rio
“kamu gamau memberi aku kesempatan lagi?atau kamu mau balik ke Fika?”Talita
“hubungan kita berakhir yang kedua kalinya ini ga ada hubungannya dengan Fika..aku sama Fika aja sudah tidak berhubungan, kamu jauh lebih mengetahui hal itu..dan kalau kamu mau tau aku menyesal meninggalkan Fika demi kamu..”Rio
Seminggu hubungan Talita dan Rio berakhir. Rio berusaha mendekati Fika kembali, namun Fika selalu menghindar dan tidak meladeninya. Dan setelah beberapakali usahanya Rio membuahkan hasil. Fika bisa diajak bicara dan Rio mulai menceritakan apa yang telah terjadi terhadap hubungannya dengan Talita. Disana Fika masih ragu dan takut tentang pandangan orang2 bila dia menerima Rio kembali. Namun karena keyakinan yang diberikan dari Rio. Fika pun menerima Rio kembali. Dan mereka sudah mempersiapkan pernikahan mereka diawal tahun baru nanti.
Cinta itu bukan seberapa lama hubungan itu terjalin namun cinta itu adalah rasa itu sendiri. Dimana kamu merasakan cinta yang benar didalam diri kamu sendiri setelah bertemu dengannya. Pupuklah cinta itu jangan sampai gersang, karena bila sudah gersang sudahlah sangat tidak mungkin untuk memupuknya lagi. Yang ada kita memilih lahan baru lagi untuk memupuk yang baru.
Langganan:
Komentar (Atom)