Jumat, 19 September 2014
Cinta Datang Jangan Terlambat~
siang hari ini matahari sangat terik rasanya males sekali untuk keluar rumah tapi karena perintah Mama untuk membeli bakmi kesukaannya aku pun harus menurutinya. dan dari berbagai kejadian saya menemukan dia..iya dia..sosok yang sudah lama aku kagumi. panasnya matahari sungguh berasa sejuk ketika melihat dia. dia adalah Yovi. seorang pria yang tinggal tidak jauh dari rumahku. aku mengaguminya karena dia sangat ramah sekali walaupun bukan sama aku. dia selalu kaku sama aku dan jutek sama aku padahal aku tidak pernah melakukan hal yang ekstrim didepan dia kecuali mengikutinya..hahahaha
aku sengaja tidak menyapanya dan berpura2 tidak melihatnya dengan sengaja sok kecantikan supaya dia melihatku. tapi begitulah selalu berujung penyesalan karena aku tidak menyapa dia,mungkin aku bisa berbincang dengan dia dan bisa menjadi temannya.hmmm..yasudahlah..
aku sampai dirumah dengan bakmi pesanan mama. aku selalu cerita ke beliau tentang Yovi,tentang ketertarikan ku padanya. aku tidak menyesal sama sekali telah menyukainya. karena dia adalah cowo idaman aku.
malam harinya Diana teman aku datang kerumah. pastinya aku tidak lupa untuk menceritakan kejadian tadi siang bertemu dengan Yovi.
"Tasya..kamu kenapa tidak meminta pin bb nya..mungkin kalian bisa dekat dan jalan bareng kekampus.."
pernyataan Diana ada benarnya..tapi gimana..aku tidak berani melakukan itu..yang aku pikirkan aku ini cewe kalau dia tertarik padaku dia harus mendekati aku bukan malah aku yang deketin dia.
sungguh rumit masalah cinta seusia kami.Diana pun menyukai seorang cowo bernama Teddy dan dia tidak berani menyapanya juga. dan masih banyak cewe2 yang mengagumi cowo dan mereka tidak berani untuk mendekatinya. hanya ada satu masalah yang membuat kami seperti itu karena kami menyukai para cowo itu dan hal tersebutlah yang membuat kami tidak berani untuk mendekatinya.
pagi harinya dikampus aku,Diana dan Merry mencari kelas Yovi hanya untuk sekedar melihatnya..sungguh memalukan aku mengatakan hal ini tapi memang dengan hanya melihatnya saja hati terasa sungguh senang.
aku Tasya dan aku bukanlah cewe yang tidak cantik buktinya banyak teman lelakiku dikampus yang menyatakan cintanya kepadaku tapi semua aku tolak karena aku yakin aku itu berjodoh dengan Yovi.
sering sekali aku sengaja membuat Yovi cemburu dengan cara aku minta temen cowoku untuk mengatar aku pulang dan diparkiran aku sengaja pura2 tidak melihat Yovi..huuuhhh..tetap aja tidak ngaruh buat seorang Yovi.aku pun pernah jalan dan makan bareng dengan cowo2 yang suka sama aku itu tidak membuat Yovi tertarik sama aku. aku sampe heran cewe seperti apa yang di inginkan oleh Yovi.
aku pergi les bahasa jerman karena dia bisa bahasa itu..tetap tidak membuat dia tertarik. aku pun les alat musik supaya dia bisa melihat aku beda dari cewe lain. tetap..dia tidak tertarik pada ku. lelah rasanya dan mau mencoba mencintai yang mencintai aku saja karena hal yang sangat tidak mungkin untuk berdampingan dengan dia.
mamaku dan mamanya Yovi sudah saling kenal karena memang tinggal satu komplek. sering aku kerumahnya untuk belajar masak dengan mamanya. nilai plus dimata Yovi tidak juga aku dapatkan. sampai2 aku ajak Diana naik motor untuk mengikuti aktifitas Yovi seharian. karena ada yang aneh aja kalau dia tidak tertarik dengan aku sampai sebegininya,hanya ada satu kemungkinan dia udah punya pacar.
aku mengikuti kegiatan dia sampai malam dan dia berteman dengan banyak cowo hampir seharian dia tidak berjumpa dengan cewe. sempat berfikir kalau dia tidak menyukai cewe melainkan cowo. karena hampir 2 tahun aku menyukai dia dan selalu aku menyukainya dengan cara diam. kali ini aku akan mencoba hal yang ekstrim..yaitu mendekati dia. walaupun pasti dengan keringat dingin.
"hai ka..boleh aku duduk sini"aku memberanikan diri menyapa Yovi yang sedang duduk ditempat nongkrong dekat rumah.
"banyak kursi kosong disana.."jawab Yovi dengan sinis sambil menunjuk kursi2 disekitar.
"kaka sendirian aja?"aku pura2 tidak mendengar ucapannya sambil berusaha.
"keliatannya?"
"kaka..jago banget main drumnya.."ucapku sambil pura2 ketawa manis.
"aku sibuk..mending kamu ajak ngobrol orang lain aja ya.."jawabnya sambil mengusirku.
hari ini aku sungguh menyesal telah melakukan hal yang sangat memalukan dalam hidupku ini. semua ini karena saran2 dari temenku tapi tidak berjalan lancar. sungguh rumit mendekati seorang Yovi. setelah dari tempat nongkrong itu aku ke tempat Diana yang sedang memperhatikan Teddy yang sedang duduk diujung jalan dari tempat kita duduk. aku tidak bisa menceritakan hal kejadian tadi ke Diana karena dia langsung mengambil bahan percakapan tentang Teddy. sungguh aneh ketika kejadian Diana dan Teddy aku bisa berfikir jernih dan memberikan saran untuk dia mendekati Teddy. kalau aku sama Yovi?mentok tidak ada jalan keluar.
Teddy adalah teman dari Yovi alias satu angkatan dalam perkuliahan. aku cukup kenal dan berani menyapa Teddy itu semua taulah karena aku tidak memiliki perasaan apa2 ke Teddy seperti Diana yang berani menyapa Yovi.
"hai ka Teddy..sendirian aja..kita ga diajak2.."candaku ke ka Teddy.
"yaudah sini gabung2..bayar sendiri ya kalau mau makan..hahaha"balas canda dari ka Teddy.
sungguh menyenangkan kalau saja Yovi seperti Teddy. nasib Diana begitu enak bisa dicomblangin oleh aku.
aku tidak tanggung2 sebagai makcomblang aku meminta pin bb ka Teddy dan aku kasih Diana. setiap hari Diana bbm ka Teddy. busyet berjalan lancar kayak jalan tol tidak seperti aku sama Yovi macet kayak jalanan pasar.
siang itu aku melihat ka Yovi jatuh dari tangga aku ga segan2 untuk mendekatinya dan menolongnya. tapi begitulah dia kalau sama aku dia risih. aku menjauh dan hampir saja meneteskan airmata. karena dipikaran aku,aku ini cewe yang bodoh menyukai cowo yang tidak menyukaiku,dan aku makin sedih mengingat segala pengorbananku untuk dia,selalu mengikuti dan mencari tau kegiatan dia dan selalu berusaha bantu dia kalau sedang ada kesulitan tapi..semuanya tidak ada gunanya. benar kata orang cinta itu tidak bisa dipaksakan dan tidak bisa menggunakan cara apapun untuk mngubah tidak mencintai menjadi cinta. aku nyerah dan tidak mau lagi melakukan hal bodoh yang membuat aku sakit hati.
sore hari ketika libur kampus aku mengajak Merry untuk jalan2 ke mall buat belanja dan nyenangin hati gara2 Yovi,ok fix! harus dilupain..
aku bertemu dengan Gery dan Franky. Gery adalah cowo yang disukai oleh Merry. dan Franky adalah pacar dari Hanna anak kelas kami tapi tidak begitu dekat. dan harus diketahui kalau Gerry dan Franky adalah teman satu kelas dari Yovi. astaga..harus bisa lupain dia!
karena Merry menyukai Gerry,dia memaksaku untuk mengajak mereka gabung dengan kita. ya karena aku tidak mempunyai perasaan terhadap 2 cowo ini aku bisabisa aja untuk mengajaknya gabung bersama makan dilantai atas ditempat makan mall tersebut. Gerry begitu sangat suka bercanda tapi Merry menjadi sangat pendiam ketika itu,akhirnya akulah yang rame berbincang dengan Gerry dan Franky.
dan setelah pulang Gerry bbm aku menanyakan kalau aku udah dirumah dengan aman atau tidak. begitu hal itu terjadi diotak aku adalah..jangan2 Gerry suka sama aku dan hal yang sangat tidak diperbolehkan karena bisa memecahkan pertemanan diantara aku dan Merry. tapi sangat asik bbm dengan Gerry dia sangat luas wawasannya. dan dia bisa membantu aku ketika aku kesulitan dijalan. aku pasti menanyakan jalan cepat menuju kesuatu tempat yang aku inginkan. dia juga selalu suka berbagi cerita ke aku tentang cewe yang dekat dengan dia. aku ingin memberitahu ke Merry kalau Gerry sedang dekat dengan seorang cewe. tapi rasanya tidak berani..takut membuat dia kecewa dan sedih.
aku termasuk cewe yang gampang buat jadi temen buat para cowo2 karena aku bisa membantu memberikan solusi ketika mereka dalam masalah..apalagi masalah dengan cewe2 mereka. akhir2 ini aku dekat dengan Gerry,Teddy dan Franky. apalagi Franky baru saja putus dengan Hanna. sungguh cowo2 itu makhluk yang aneh. aku sekalian mempelajari pemikiran cowo terhadap cewe.
sore ini aku diajak makan sama Franky yang masih galau karena putus dengan cewenya. dan besoknya aku jalan sama Gerry. cowo2 ternyata asik buat dijadiin temen. kenapa aku tidak melakukan hal ini ke Yovi. tidak2..tidak mungkin Yovi mau untuk jalan seperti ini.
sekitar sebulan lebih tiba2 Franky menyatakan perasaannya ke aku,itu sungguh hal yang sangat tidak aku percaya. tidak butuh waktu lama aku langsung menolaknya. karena aku sama sekali tidak mempunyai perasaan apa2 dengan Franky,aku hanya senang dengan dia sebatas teman saja. lagian didalam hati aku masih ada Yovi.
Gerry,,dia ajak aku jalan lagi..aku udah khawatir kalau2 dia menyatakan perasaan suka juga ke aku. tapi,,,ternyata tidak,sungguh geer sekali aku ini. Gerry malah menanyakan cara mengajak cewe yang dia suka buat jalan. aku tertawa sangat lebar dan tak henti2 karena itu pertanyaan yang sangat gampang buat dijawab. dia saja bisa ajak aku jalan kenapa dia tidak bisa ajak cewe yang dia suka?astaga..cewe dan cowo itu sama dalam hal pendekatan..BINGUNG!!!HAHAHA..
karena Gerry jujur dan orangnya terbuka aku pun menceritakan soal Yovi. tapi aku tidak menyebut nama hanya berbagi kisahnya saja. dan dia bilang biarin aja dan gausah terlalu dikejar. haduh..sungguh tidak membawa solusi.
Teddy juga dekat dengan aku dia selalu mengucapkan selamat pagi dan selamat malam di bbm.
selama jalanin perbincangan di bbm tiba2 ada rasa nyaman yang aku rasain terhadap Gerry... sungguh harus diilangin. Gerry pun sudah tidak sering bercerita tentang cewe yang dia dekatin malah dia bilang bahas soal tentang kita. astaga..didalam pikiran aku kayak berasa nih cowo tidak serius dengan cewe karena dia tidka memperjuangkan cewe yang dia suka dan bisa2nya dia langsung modusin aku dan dia bukan tipe aku.
waktu didepan kelas aku Diana dan Merry sedang duduk tiba2 Gerry datang menghampiri kita dan aku merasa agak kesal. Merry hanya tersipu malu dan diam selama ada Gerry hanya aku dan Diana yang banyak ngomong.
sekitar selama 3 bulan aku dekat dengan Gerry dan banyak hal baik yang dia lakuin buat aku,tiba2 dia menyatakan perasaan sukanya padaku. tidak tau kenapa aku menerima dia padahal aku belum bisa ngelupain Yovi. tapi aku merasa nyaman dengan Gerry. aku sungguh bingung juga untuk memberi penjelasan ke Merry,tapi Merry udah tau duluan soal kita resmi berpacaran dan dia malah setuju2 saja karena Gerry adalah orang yang baik katanya. aku tau didalam hatinya Merry pasti sakit karena aku bersama Gerry. tapi apadaya semua udah terjadi.
selama 2 minggu kita jadian tiba2 Yovi datang dan meledek aku.
"wih..Tasya..mukanya berbinar2 banget.."ucap Yovi sambil merangkul aku dengan tatapan yang tajam dan senyum yang manis.
aku tau itu karena dia tau aku jadian dengan Gerry dia hanya ingin dekat dengan pacar temannya.
tiba2 Yovi sering bbm aku untuk menanyakan hal yang sangat sepele..misalkan dia menanyakan aku sedang apa dan pasti diperpanjang oleh dia. hati aku mendadak senang dan aku tau itu tidak boleh karena aku sekarang udah jadi miliknya Gerry.
tapi soal aku bbm dengan Yovi,aku tidak menceritakan ke Gerry. aku yakin dia tau tentang cowo yang aku pernah cerita ke dia dan aku gamau Gerry berfikir yang macam2.
pada saat hari libur mamanya Yovi mengajak aku main kerumahnya karena beliau telah membuat kue. aku kesana dan bertemu dengan Yovi. rasa itu,debaran jantung itu timbul kembali melihat Yovi. Yovi menyapa ku dan mengajakku bercanda. aku sungguh tidka tau,aku seperti merasa "kenapa kamu terlabat bersikap manis seperti ini?"
hubungan aku dengan Gerry memasuki bulan kedua dan Gerry mulai berubah,dia jarang menanyakan kabar lagi kepadaku malah Yovi lah yang sekarang aktif bbm denganku berbagi cerita padaku. banyak fikiran2 itu masuk ke benakku. "sepertinya Gerry bosen denganku atau dia sedang ingin melepasku karena cewe yang dia suka kembali mendekatinya atau mending aku putus saja sama Gerry dan dekat dengan Yovi lagi" fikiran2 itu membuat aku berantakan. sering kali aku mencoba berfikir apa yang telah terjadi ini sudahlah takdir atau malah aku sama Gerry adalah cara untuk aku kembali ke Yovi. tidak begitu mengerti dengan apa yang terjadi. Diana dan MErry pun selalu bilang untuk tetap berfikir positif. tapi fikiran negatif itu tidak bisa ditinggalkan begitu saja karena aku ingat waktu dekat dengan Gerry,dia sedang dekat dengan seorang cewe. dan tingkah dia,sikap dia seperti berisyarat untuk aku yang ngelepasin dia,karna mungkin dia tidak tega untuk melepaskan aku. tapi di satu sisi kadang dia baik banget sama aku. aku jadi bingung apa yang sebenernya merubah dia dan kenapa pada saat Gerry begini,Yovi cowo yang aku kagumi dan aku perjuangin selama 2 tahun kembali datang dan bersikap naik,ramah..tidak seperti dulu.
malam hari ini Yovi mengirimkan bbm yang berisi.."Tasya..sebenernya semenjak dulu aku sudah menyukai kamu,tapi aku tidak berani untu dekat dengan kamu. aku emang cowo payah yang tidak berani dekatin cewe yang aku suka. aku kecewa ketika aku tahu kamu sudah dengan Gerry,aku sudah terlambat buat menyesalinya. tapi rasa suka aku sama kamu tetap aku jaga. kalau kamu sudah tidak dengan Gerry semoga kamu masih membuka pintu hati kamu buat aku. aku bukan mendoakan kamu putus,malah aku doa kalian langgeng. cuma kalau saja terjadi begitu aku tidak akan mengulangi kesalahan aku lagi."
setelah membaca bbm itu aku tidak bisa membalasnya,karena aku kesal sekali,kenapa harus sekarang ini dia baru menyatakan hal ini. apakah aku harus putus dengan Gerry?Gerry tidak melakukan kesalahan apa2 dan dia baik dengan aku.
sekitar 2 minggu aku berfikir dan aku memutuskan untuk menjauhi Yovi,aku hapus bbmnya dan tidak berteman dengan dia karena aku tau kalau aku sayang dengan Gerry,aku terima dia apa adanya,sekalipun sikap dia berubah tapi aku percaya dia sayang sama aku dan aku syang sama dia. aku pertahankan hubngan ini. aku tidak akan membuka jalan buat para cowo lain mendekati aku karena itu adalah keterlambatan buat para cowo yang baru mendekati aku ketika aku dengan Gerry. Gerry begitu romantis dan begitu percaya denganku,hal itulah yang membuat akupun percaya dengan dia. aku memilih Gerry. aku sayang Gerry. hanya Gerry selamanya. maaf Yovi,kamu adalah masa lalu tidak berharga lagi dimasa ini karena Gerry jauh lebih baik buat aku.
Langganan:
Komentar (Atom)